Senin, 31 Agustus 2026

Interaction Ritual: Essays on Face-to-Face Behavior


Erving Goffman dalam karyanya Interaction Ritual mengkaji sifat kompleks dan terikat aturan dari perilaku tatap muka sebagai kebutuhan sosiologis. Teks tersebut berargumen bahwa stabilitas sosial bertumpu pada "tatanan ritual," di mana individu-individu bekerja sama untuk mempertahankan "muka" (face) mereka sendiri maupun orang lain, yakni citra sosial positif yang mereka tampilkan selama interaksi berlangsung. Goffman merinci proses korektif dan penghindaran yang digunakan individu untuk mengatasi potensi rasa malu, dengan membingkai interaksi sehari-hari tersebut sebagai upacara sakral. Ia menyatakan bahwa kodrat manusia tidak semata-mata bersifat internal, melainkan terbentuk melalui kaidah-kaidah moral perilaku tersebut, yang mewajibkan tindakan-tindakan spesifik seperti penghormatan (deference) dan sikap diri (demeanor). Pada akhirnya, karya ini menyiratkan bahwa dunia sosial kita diorganisasikan melalui komunikasi yang dikelola ketimbang fakta-fakta objektif, sehingga para pelaku interaksi dapat hidup berdampingan melalui ilusi bersama dan kiat-kiat kebijaksanaan sosial.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar